Cari Artikel Lainnya

Pertanyaan-pertanyaan Paling Sulit Saat Wawancara Kerja

Mencari pekerjaan memang merupakan pekerjaan awal yang melelahkan bagi para lulusan baru. Seperti yang Info Share alami, kesana-kemari dengan modal nekad dan mendapat kerlingan mata serta nada cibiran saat interview adalah sesuatu yang saya wajarkan. Terkait dengan hal ini, Info Share berusaha mencari tips dan cara agar cepat mendapat kerja. Lebih jauh, Info Share menemukan 9 pertanyaan tersulit saat wawancara kerja. Pertanyaan-pertanyaan saat wawancara kerja
memang terkadang memang sangat sulit untuk dijawab dan menjebak. Disini Info Share memaparkan pertanyaan-pertayaan paling sulit saat wawancara kerja sebagai referensi Anda. Untuk itu, persiapkanlah diri Anda sebelum wawancara  kerja.
====================================================
Berikut 9 pertanyaan sulit yang dilontarkan para perekrut dan jawaban yang sebaiknya Anda berikan untuk memberikan impresi terbaik di matanya.

1. Aktivitas selama menganggur?

Saat berhenti bekerja dari tempat yang lama, mungkin Anda belum mendapatkan pekerjaan yang baru. Sebaiknya Anda memang memiliki aktivitas untuk mengisi kekosongan tersebut. Jawablah dengan daftar kegiatan Anda yang positif, karena pewawancara akan memaklumi bahwa mencari pekerjaan tidaklah mudah dan menghargai usaha Anda untuk tetap sibuk selama menganggur.

2. Masalah terakhir yang Anda selesaikan?

Pertanyaan kreatif ini bertujuan mengenali kemampuan Anda dalam menghadapi dan menyelesaikan sebuah masalah. Dengan mengingat masalah apa yang Anda temui di pekerjaan sebelumnya, dan bagaimana cara menyelesaikannya, pewawancara bisa membayangkan seperti apa karakter profesional Anda.

3. Kekurangan/kelemahan diri Anda?

"Orang yang tidak bisa menjawab pertanyaan ini justru terlihat aneh dan mengkhawatirkan," ujar Jim Link, direktur manajer perusahaan sumber daya Randstad. Tidak ada yang salah dengan menyebutkan kelemahan diri, namun buatlah kelemahan tersebut sebagai sesuatu yang positif.

4. Risiko terbesar yang pernah Anda ambil?

"Beberapa posisi membutuhkan kemampuan untuk bangkit kembali dengan cepat saat mengalami kegagalan," ujar Dale Austin. Hal ini penting bagi pewawancara untuk melihat seberapa beranikah diri Anda untuk menempuh sebuah jalan yang baru untuk sukses atau mengatasi kegagalan.

5. Kritik seperti apa yang pernah didapat dan apa yang dilakukan menghadapinya?

Biasanya, pewawancara akan menanyakan hal ini dengan meminta Anda untuk bercerita. Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui kritik yang pernah menempel pada diri Anda dan upaya apa saja yang telah dilakukan untuk memperbaikinya.

6. Bagaimana menghadapi tim kerja yang tidak sejalan dengan Anda?

Lynne Sarikas, direktur pengembangan karir di Universitas Bisnis Northeastern, menjelaskan bahwa pertanyaan ini harus dijawab dengan seberapa fleksibel karakter Anda menghadapi tim kerja yang tidak sejalan. Saat pewawancara memahami apa yang terjadi dengan tim kerja sebelumnya, ia juga akan membayangkan pengalaman seperti apa yang telah Anda dapat dari 'ketidakcocokan ide' tersebut.

7. Perubahan apa yang ingin Anda lakukan dari pekerjaan terakhir?

Jangan sampai terjebak dengan pertanyaan ini. Membicarakan tentang kejelekan sistem kantor, rekan kerja, atasan dari kantor sebelumnya sangat tidak dianjurkan. Cukup fokus kepada perubahan diri sendiri dan performa kerja yang ingin dicapai lebih baik. Banyak pelamar yang terjebak menjadi 'curhat' tentang perusahaan sebelumnya dan justru malah mencoreng nama baik mereka sendiri.

8. Ceritakan tentang diri Anda

Terdengar simpel, namun tidak demikian. Kebanyakan orang akan mengulang apa yang telah dituliskan di C.V dan bukan itu yang ingin didengar pewawancara. Jana Fallon, ahli rekrut pegawai mengatakan, "jawab dengan singkat sekitar satu sampai dua menit. Ceritakan tentang pendidikan, pengalaman kerja dan fokus di aktivitas pekerjaan terakhir. Tetap di jalur profesional, jangan sampai melewatkan poin-poin plus diri Anda.”

9. Kenapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan yang paling sering diajukan, namun paling tidak siap dijawab oleh tiap pelamar. Pelajarilah posisi yang Anda lamar, dan apa kelebihan diri Anda yang bisa ditawarkan. Perekrut juga ingin tahu keahlian dan pengetahuan yang Anda miliki terkait dengan posisi yang ditawarkan. Jawaban yang berhubungan dengan pengalaman dari posisi terakhir Anda bisa menjadi referensi yang menarik.
Source;wolipop
===================================================
Menilik beberapa pertanyaan-pertanyaan paling sulit saat wawancara kerja di atas, kiranya Anda selalu perlu mempersiapkan diri sebelum menghadapi wawancara kerja.

Artikel Serupa:

Cari Artikel dari Google: